Posts

Showing posts with the label Perang Khaibar

Ads

Translate

Ads

Ads

Featured Post

Harga Paket Pernikahan Untuk Gedung Balai Sudirman

Image
Harga Paket Pernikahan Untuk Gedung Balai Sudirman Harga Paket Pernikahan Untuk Gedung  Balai Sudirman Rp. 220.000.000     PAKET WEDDING Untuk 600 Orang   A.  GEDUNG & SARANA FULL PAYMENT   B.  UNDANGAN 300 BUAH   C.  BUFFE UTAMA 500 Porsi 1.   Nasi Putih 2.   Nasi Goreng, Pilih : 3.   Hidangan Soup, Pilih : 4.   Hidangan Ayam, Pilih : 5.   Hidangan Daging, Pilih : 6.   Hidangan Ikan, Pilih : 7.   Hidangan Sayuran, Pilih : 8.   Kerupuk Udang 9.   Aneka Puding 3 Macam, Pilih : 10.    Aneka Snack 3 Macam, Pilih : 11.    Aneka Jus 2 Macam, Pilih : 12.    Aneka Buah 4 Macam 13.    Air Putih   D.  MAKANAN GUBUK : 1.   Siomay                          : 200 Porsi 2.   Empal Gentong            ...

Great Post

Search

Top 5

Ads

Share

Kisah Perang Khaibar

Image
Kisah Amir bin Al-Akwa’ dan Perang Khaibar Diriwayatkan dari Salamah bin al-Akwa dia berkata, “Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam perang Khaibar. Ketika kami berjalan di suatu malam ada seorang laki-laki dari suatu kabilah berkata kepada Amir, ‘Wahai Amir, mengapa engkau tidak membacakan syair-syairmu kepada kami dalam waktu yang singkat ini.’ Amir adalah penyair ulung. Kemudian Amir mendekat untuk membacakan syair, Tak pernah ada kesedihan. Kalau bukan karena Engkau, kami tidak memperoleh hidayah Kami tidak mengenal zakat dan tidak pernah mengerjakan shalat Kami mohon ampunan sepanjang hidup kami Dan berikan ketenangan kepada kami Teguhkanlah pendirian kami saat menghadapi musuh Kami dihina, kami tidak memperdulikannya Dan dengan suara lantang, kami akan menantang Hingga musuh lari tunggang langgang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya, ‘Siapakah yang membaca syair tadi?’ Para sahabat menjawab, ‘Amir bin al-Akwa’.’ Nabi ...

Kisah Amir bin Al-Akwa’ dan Perang Khaibar

Image
Kisah Amir bin Al-Akwa’ dan Perang Khaibar Diriwayatkan dari Salamah bin al-Akwa dia berkata, “Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam perang Khaibar. Ketika kami berjalan di suatu malam ada seorang laki-laki dari suatu kabilah berkata kepada Amir, ‘Wahai Amir, mengapa engkau tidak membacakan syair-syairmu kepada kami dalam waktu yang singkat ini.’ Amir adalah penyair ulung. Kemudian Amir mendekat untuk membacakan syair, Tak pernah ada kesedihan. Kalau bukan karena Engkau, kami tidak memperoleh hidayah Kami tidak mengenal zakat dan tidak pernah mengerjakan shalat Kami mohon ampunan sepanjang hidup kami Dan berikan ketenangan kepada kami Teguhkanlah pendirian kami saat menghadapi musuh Kami dihina, kami tidak memperdulikannya Dan dengan suara lantang, kami akan menantang Hingga musuh lari tunggang langgang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya, ‘Siapakah yang membaca syair tadi?’ Para sahabat menjawab, ‘Amir bin al-Akwa’.’ Nab...

Full

Ads

Search

Ads

Ads

Trending

Ads

Labels

Show more

Ads

Visitor

Online